Pengertian Lembaga Sosial – Ciri-Ciri dan Jenis-Jenisnya

Posted on

Halo teman-teman excelkenya.com, Pada kesempatan ini admin akan membahas Pengertian Kearifan Lokal – Ciri-Ciri, Ruang Lingkup dan Fungsinya secara lengkap dibawah ini.

Lembaga sosial – ada berbagai jenis lembaga pendidikan, lembaga keluarga, lembaga kesehatan, lembaga politik, lembaga budaya, lembaga keagamaan, lembaga hukum, lembaga ekonomi, dll.

Dalam sistem ini terbentuk dari adanya kepribadian, nilai, norma, adat istiadat dan unsur-unsur lain yang dapat berkembang dalam masyarakat.

Nah, Untuk pembahasan lengkapnya, silahkan simak berikut ini ya teman-teman.

Lembaga Adalah?

Lembaga Sosial

Lembaga adalah sebuah pranata atau institusi di mana terdapat sejumlah hubungan nilai, norma, dan kepercayaan yang nyata dan yang fokus pada kebutuhan sosial yang berbeda dan serangkaian tindakan berulang dan sangat begitu penting.

Kita sering mendengar istilah institusi atau lembaga dalam kehidupan sehari-hari di kalangan masyarakat luas dan sering dikaitkan dengan sosial, organisasi, formal, komunitas, dan informal.

Secara umumnya, penggunaan kata institusi tidak dapat dipisahkan dari istilah lain dalam sebuah hal organisasi, sosial dan komunitas karena merupakan keseluruhan yang dapat saling melengkapi.

Apa itu Lembaga Sosial?

Lembaga Sosial merupakan sebuah institusi yang anggotanya terdiri atas kalangan masyarakat yang dapat bersatu sebagai dapat membentuk persatuan berdasarkan visi dan misi bersama. Lembaga sosial sering disebut sebagai institusi sosial.

Selain visi dan misi, dalam lembaga ini, memiliki norma, nilai-nilai, adat istiadat dan unsur-unsur masyarakat yang dimiliki oleh komunitas yang sama. Akan adanya sebuah aturan di lembaga ini yang akan disepakati oleh adanya kesepakatan bersama, sehingga mereka dapat menjalankan keinginan masing-masing.

Baca Juga :  Pengertian Otoritarianisme lengkap dengan Ciri-Ciri dan Contohnya

Setiap anggota yang memasuki lembaga sosial terikat oleh aturan yang ditetapkan dan harus dipatuhi. Selain aturan, biasanya ada tradisi yang hanya diketahui oleh anggota di dalamnya, dan meskipun tradisi tidak ditulis, masih di praktikkan sebagai bentuk sebuah kegiatan dalam lembaga tersebut.

Ciri – Ciri dari Lembaga Sosial

Berikut merupana sebuah ciri-ciri dari lembaga sosial yakni menurut Gillin and Gillin, ialah:

  1. Biasanya dapat terwujud atas sebuah pola atau aktivitas yang dapat tumbuh dalam sebuah kehidupan bermasyarakat.
  2. Bisanya aktivitas dan pola tersebut sudah akan berlangsung dengan terbilang cukup lama hingga dapat mempunyai sebuah kekalana yang begitu sulit sebagai dibantah.
  3. Mempunyai sebuah beberapa tujuan.
  4. Mempunyai sebuah logo atau lambang yang dapat disepakati oleh bersama sebagai mewakili sebuah tujuan dalam beberapa lembaga tersebut.
  5. Tujuannya yakni dapat tercantum secara tertulis dengan proses peraturan atau hukum nya , yakni dengan cara tertulis ataupun tidak tertulis.

Dalam lembaga ini, terdiri atas kalangan masyarakat yang dapat bersatu sebagai dapat membentuk persatuan berdasarkan visi dan misi bersama, atau institusi di mana terdapat sejumlah hubungan nilai, norma, dan kepercayaan yang nyata

Jenis-Jenis Lembaga Sosial

Institusi, yang dapat dibagi menjadi berbagai macam, diantaranya ialah:

1. Lembaga Pendidikan

Pengertian Lembaga Pendidikan Fungsi, Macam-Macam dan Tujuannya

Lembaga pendidikan ialah sebuah lembaga yang dapat bertanggung jawab atas adanya sebuah penyelenggaraan pendidikan di kalangan masyarakat. Lembaga pendidikan sangat penting untuk terus dihibur dengan masyarakat karena fungsinya sangatlah begitu penting.

Beberapa fitur lembaga pendidikan:

  • Pendidikan dapat memberikan keterampilan dan pengetahuan.
  • Mengembangkan potensi individu sebagai memenuhi dalam sebuah kebutuhan mereka.
  • Dapat mengembangkan pemikiran secara rasional.
  • Sarana yang dapat melestarikan budaya dengan mengajarkan dan mengomunikasikan hal-hal yang dapat berkaitan dengan budaya masyarakat dan sekitarnya.
Baca Juga :  Pengertian Lembaga Pendidikan - Fungsi, Macam-Macam dan Tujuannya

2. Lembaga Ekonomi

Mengapa para kalangan masyarakat membutuhkan lembaga ekonomi? Institusi ekonomi akan didirikan sebagai mengatur kegiatan ekonomi dengan masyarakat. Kegiatan ekonomi meliputi pekerjaan, perdagangan, dan pembelian serta penjualan.

Contoh lembaga ekonomi ialah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan sebuah perusahaan.

Berikut merupakan beberapa fungsi dari lembaga ekonomi:

  • Lembaga ekonomi dapat memberikan pedoman sebagai pertukaran barang.
  • Lembaga ekonomi dapat memberikan pedoman tentang suatu pekerjaan.
  • Lembaga ekonomi dapat memberikan panduan tentang pengadaan bahan baku dan barang.
  • Lembaga ekonomi dapat memberikan sebuah indikasi dengan harga jual barang yang berada di pasar.

3. Lembaga Agama

Lembaga keagamaan adalah sebuah sistem kepercayaan dan praktik keberagaman dalam kalangan masyarakat. Agama tersebut adalah sebuah doktrin, yakni sistem yang dapat mengatur tata agama dan penyembahan kepada Tuhan, serta aturan-aturan pergaulan terhadap manusia.

Berikut merupakan fungsi lembaga kagama, yakni:

  • Pedoman Sumber Kehidupan untuk individu dan kelompok.
  • Dapat memberikan sebuah identitas orang sebagai bagian dari agama, yakni sebagai Muslim, Hindu, Kristen, Budha dan Khong Hu Chu.
  • Merupakan tuntutan untuk prinsip benar atau salah, sebagai menghindari perilaku dalam menyimpang seperti kasus membunuh.
  • Pedoman sebagai rasa percaya (confidence). siapapun orang telah berbuat baik akan menerima pahala dari Allah.
  • Pengungkapan sebuah keindahan (estetika). Orang-orang yang telah mencintai keindahan dapat mengekspresikan terhadap sebuah perasaan dalam estetika dengan membangun rumah doa dan hal-hal lain yang berkaitan dengan adanya sebuah kepercayaan.
  • Pedoman dengan adanya sebuah keberadaan (existence). Keberadaan alam semesta, dengan semua segala isinya, termasuk dalam diri manusia, harus dapat diperlakukan dengan rasa ketulusan dan syukur.

4. Lembaga Keluarga

Keluarga disebut sebagai institusi karena adanya sebuah aturan dalam keluarga yang harus diikuti dengan semua anggota, seperti larangan pulang ke rumah untuk semua anak, pengertian secara keluarga ialah kesatuan atau masyarakat yang terkecil.

Baca Juga :  Pengertian Kebudayaan Nasional, Unsur-nsur beserta Fungsinya

Berikut merupakan beberapa lembaga keluarga:

  • Fungsi reproduksi.
  • Fungsi pengawasan sosial.
  • Fungsi proteksi (perlindungan).
  • Fungsi sosialisasi.
  • Fungsi ekonomi.
  • Fungsi afeksi.
  • Fungsi pemberian status.

5. Lembaga Politik

Lembaga politik merupakan sebuah lembaga yang dapat mengatur semua kegiatan yang berkaitan dengan kebijakan suatu negara, seperti urusan pemerintah negara dan pemerintah daerah bagian. Contoh lembaga politik yang berada di negara Indonesia ialah Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR, yang bertindak sebagai perwakilan pemerintah pusat.

Peran lembaga politik dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Lembaga politik dapat mengatur sebuah norma-norma dalam kekuasaan terhadap hukum.
  • Lembaga politik dapat mengarahkan sebuah konflik.
  • Penyediaan layanan kepada kalangan masyarakat.

Pembahasan lainnya:

Demikian pembahasan yang dapat kami sampaikan yakni mengenai Lembaga Sosial. Semoga artikel ini dapat membantu dan dapat berguna bagi Anda.

Posted in PKN