Pengertian Kepribadian – Ciri-Ciri, Jenis, Faktor dan Fungsinya

Posted on

Halo teman-teman excelkenya.com, Pada kesempatan ini admin akan membahas Pengertian Kepribadian – Ciri-Ciri, Jenis, Faktor dan Fungsinya secara lengkap dibawah ini.

Personality berasal dari kata persona, kata mask persona, artinya topeng, topeng, sering digunakan oleh pemain pentas, artinya penggambaran tingkah laku, watak.

Tipe kepribadian yang pertama adalah introvert. Seorang pembohong biasanya memiliki ciri-ciri dasar kesepian, bijaksana, tenang, sulit bekerja, pemalu, suka bekerja, dan suka melamun..

Nah, Untuk pembahasan lengkapnya, silahkan simak berikut ini ya teman-teman.

Pengertian dari Kepribadian

Pengertian Kepribadian

Pengertian Kepribadian adalah adanya sesuatu yang terjadi berdasarkan vitalitas fisik dan mental, selain itu ada faktor, bakat, karakter, dan vitalitas yang tergantung pada konstruksi fisik tubuh, yang dipengaruhi oleh faktor pewarisan, menjadikan situasi tetap atau konstan. dapat ditunjuk.

Seorang pria disusun berdasarkan status tubuh fisik dan spiritual. Selain temperamen, bakat, karakter, dan fisik-fisik, itu tergantung pada konstruksi tubuh, yang dipengaruhi oleh faktor warisan, bahwa negara itu dianggap tetap atau konstan dan kehidupan fisik tim.

Kepribadian berasal dari kata persona, kata persona topeng yang menunjukkan topeng, topeng wajah yang sering digunakan oleh para pemain panggung, yang berarti untuk menggambarkan perilaku, karakter, kepribadian atau orang. digunakan oleh pemain di zaman Romawi. Bagi orang Romawi, “persona” artinya penampilan mereka bagi orang lain.

Fungsi dari Teori Kepribadian

Sama seperti teori-teori ilmiah secara umumnya yakni mempunyai sebuah fungsi deskriptif dan prediksi. Berikut ini menjelaskan fungsi prediktif dan deskriptif dalam teori kepribadian.

Baca Juga :  Pengertian Media Pembelajaran Menurut Para Ahli dan Tujuannya

1. Fungsi Deskriptif

Fungsi deskriptif (mengambarkan atau menjelaskan) adalah fungsi teori kepribadian dalam menggambarkan atau menggambarkan perilaku atau kepribadian manusia dengan cara lengkap, terperinci, dan sistematis. Pertanyaan tentang apa, mengapa dan bagaimana mereka berhubungan dengan perilaku manusia dijawab oleh fungsi deskriptif.

2. Fungsi Prediktif

Teori kepribadian juga harus dapat memprediksi apa, apa dan bagaimana bertindak di masa depan untuk menjelaskan mengapa, apa dan bagaimana perilaku saat ini. Oleh karena itu, teori pribadi harus mempunyai sebuah fungsi prediksi.

Jenis-Jenis Kepribadian Manusia

Secara umum, kepribadian manusia dapat di golongkan ke dalam tiga kepribadian dasar yaitu:

1. Extrovert

Tipe kepribadian lain adalah ekstrovert. Kepribadian ekstrovert adalah kebalikan dari kepribadian introvert. Basis kepemilikan kepribadian yang ekstrovert adalah tentu saja, bersikap terbuka seolah-olah Anda sedang berkumpul atau banyak, suka berbicara dulu, mudah dimengerti, suka bercerita, lalu berpikir, bukan menceritakan kisah orang lain untuk mendengar, dan bersenang-senang dalam jumlah besar.

2. Introvert

Tipe kepribadian pertama adalah introvert. Orang yang berbohong biasanya memiliki dasar karakteristik seperti kesepian, bijaksana, tenang, sulit bekerja, pemalu, lebih suka bekerja, menikmati fantasi, lebih suka diam seperti padang pasir (misalnya menulis, membaca, atau bahkan memancing) dan cenderung lebih Berhati-hatilah saat akan berbicara (pikirkan sebelum berbicara).

3. Ambievert

Tipe kepribadian ketiga adalah ambieverted. Kepribadian ambieverted adalah kepribadian yang dapat berubah tergantung pada situasi atau suasana hati. Pada satu titik seorang ambievert bisa menjadi seorang introvert, pada titik lain seorang ambievert dapat berubah menjadi seorang ekstrovert.

Dibandingkan dengan dua karakter lainnya, tipe kepribadian ambievert sering digambarkan lebih baik karena mereka dapat beradaptasi atau fleksibel dengan situasi.

Baca Juga :  Pengertian Lembaga Pendidikan - Fungsi, Macam-Macam dan Tujuannya

Faktor Penentu Kepribadian Seseorang

1. Faktor Keturunan

Dalam faktor ini ada faktor genetik kausal. Ukuran tubuh, jenis kelamin, komposisi otot, bentuk wajah, temperamen dan refleks, tingkat biologis dan energi dari karakteristik umumnya dianggap atau tidak dipengaruhi oleh orang tua dari komposisi biologis, individu, dan psikologis mereka.

2. Faktor Lingkungan

Faktor lain yang memiliki dampak signifikan pada pembentukan karakter adalah lingkungan di mana seseorang tumbuh dan tumbuh. Norma dalam keluarga, teman dan kelompok sosial; dan pengaruh yang dimiliki orang. Faktor-faktor lingkungan ini berperan dalam membentuk kepribadian seseorang.

Misalnya, pengaturan bentuk budaya, sikap dan nilai-nilai diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan mengarah pada konsistensi dari waktu ke waktu, sehingga ideologi yang mengakar kuat dalam satu budaya seharusnya memiliki sedikit pengaruh pada yang lain.

Ciri dari Kepribadian

Adapun berbagai ciri-ciri dalam kepribadian ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Para ahli tampaknya yakni masih berbeda dalam pengkalimatannya akan kepribadian. Dalam Gordon w. Allport (Gardner dan Calvin S. Hall)
  • Menurut pendapatnya, kepribadian adalah organisasi yang dinamis dalam sistem sebagai organisasi psiko-fisik yang mendefinisikan cara unik untuk beradaptasi dengan lingkungan. Kunci untuk memahami kepribadian adalah kesepakatan.
  • Menurut Lindzey, 2005) menemukan sekitar 50 definisi kepribadian yang berbeda. Jika Anda mengetahui apa yang Anda lakukan, Anda akhirnya akan menemukan formula yang lebih lengkap untuk kepribadian Anda.

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Kepribadian. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Posted in PKN