Sejarah Perkembangan Sosiologi beserta Kelahiran Sosiologi

Posted on

Sejarah Perkembangan Sosiologi – Eropa Barat sejak abad ke-19 setelah revolusi politik di Perancis dan revolusi industri di Inggris Raya. Sosiologi memiliki sejarah panjang di Indonesia.

Sebagai ilmu, sosiologi hadir untuk mengeksplorasi bidang kajiannya secara lebih rinci dalam berbagai cara. Sebagai contoh, saat ini seorang sosiolog meneliti dan memantau kenakalan remaja di Indonesia.

Pada pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan tentang sejarah sosiologi secara rinci dan jelas. Untuk review lengkapnya, silahkan cek… baca di bawah.

Pengertian Sosiologi

Sejarah Perkembangan Sosiologi

Pengertian Sosiologi yakni telah berasal dari sebuah bahasa Latin, yaitu Socius, yang artinya teman, lalu Logos yang artinya sains atau ilmu pengetahuan.

Kalimat ini yakni pertama kali telah diterbitkan dalam sebuah buku berjudul “Cours De Philosophical Positive” oleh August Comte. Walaupun ada banyak definisi sosiologi, sosiologi umumnya dikenal dengan ilmu masyarakat. Ilmuwan, pakar, praktisi, dan di bidang sosiologi disebut sebagai sosiolog.

Masyarakat merupakan adanya sekelompok individu yang memiliki hubungan, minat bersama dan budaya. Sosiologi ingin mempelajari terhadap kalangan masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial dengan mengamati dalam sebuah perilaku kelompok yang akan dibangunnya.

Sosiologi sebagai ilmu adalah ilmu sosial yang terdiri dari hasil pemikiran ilmiah dan dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain atau masyarakat. Kelompok ini termasuk keluarga, kelompok negara, etnis, dan dengan berbagai organisasi ekonomi, politik, dan sosial.

Bagaimana Sejarah Perkembangan Sosiologi di Masa Lalu ?

Para filsuf besar zaman Yunani kuno yakni Arostoteles dan Plato, sudah menulis buku-buku yakni mengenai bagaimana dalam menciptakan terhadap kalangan masyarakat yang telah bahagia dan adil.

Baca Juga :  Sejarah Terbentuknya Pulau Jawa dan Nama-nama Daerah di Jawa

Sarjana Timur Ibn Khaldun menulis tentang integrasi sosial (Asabiyah) dan peradaban manusia dalam abad ke-14 sebelum zaman Eropa memasuki adanya suatu Renaissance.

Pada tahap awal dalam pencerahan di wilayah u telah menulis tentang bagaimana mengatur masyarakat sehingga hidup dalam harmoni dalam sistem pemerintahan, di bawah istilah kontrak sosial.

Jika dalam sosiologi dipahami sebagai studi masyarakat, sosiologi telah ada sejak zaman Yunani kuno. Artinya, sosiologi ada sebelum istilah sosiologi ada.

Sejarah Perkembangan Sosiologi Pada Abad Ke-19

Sejarah dalam sebuah perkembangan sosiologi, yakni sering diajarkan ialah adanya suatu sosiologi sebagai ilmu pengetahuan modern atau ilmiah. Istilah dalam ilmiah itu sendiri hanya muncul dalam Pencerahan di Prancis. Pencerahan mempunyai konotasi empiris dan rasional.

Ilmu pengetahuan, ketika itu datang dari pikiran manusia, adalah rasional, bukan metafisik dan teologis. Ilmu pengetahuan bersifat empiris jika dapat dicicipi oleh indera untuk diuji kebenarannya. Sosiologi sebagai sains ilmiah adalah sosiologi yang rasional dan empiris.

Sejarah Perkembangan Sosiologi

Sebagai adanya suatu ilmu sosial yang bersifat empiris dan rasional, sosiologi relatif lebih muda dari pada suatu ilmu sosial lainnya. Auguste Comte, intelektual Prancis, menciptakan istilah sosiologi dalam bukunya “Course de filsafatie positif” pada tahun 1838, yang dalam waktu itu yakni mempunyai sebuah konotasi terhadap fisika sosial.

Hukum tiga fase yang telah dikembangkan oleh Comte menekankan bahwa sosiologi atau fisika sosial merupakan adanya ilmu sains yang berada dalam tahap positif. Positif berarti rasional, empiris dan dapat diperiksa dengan hukum ilmiah misalnya dalam ilmu alam. Berada dalam suatu keadaan positif berarti meninggalkan unsur-unsur dalam metafisik dan teologis.

Dengan demikian dalam suatu perkembangan terhadap historis sosiologi modern adalah sains positif pada awal penemuannya. Metodologi ini mengikuti hukum ilmu alam dan oleh karena itu disebut fisika sosial.

Baca Juga :  Sejarah Jepang Jenis Iklim serta Penjelasannya Secara Lengkap

Sejarah Perkembangan Sosiologi Abad Ke-20

Pada awal abad ke-20 ada “migrasi tradisi ilmiah” sosiologi dari Eropa Barat ke Amerika Serikat. Sosiologi pada abad ke-20 berkembang pesat di Amerika Serikat. Konteks Amerika Serikat pada awal sekitar dalam abad ke-20 juga harus disebutkan. Pada saat itu, industrialisasi dan urbanisasi tersebar daerah luas perkotaan di wilayah Amerika Serikat.

Hasil dari suatu industrialisasi tersebut ialah adnaua suatu perubahan sosial terhadap eskalasi yang begitu kuat. Desa dan kotamadya yakni sangat berbeda. Kondisi seperti itu menyebabkan para intelektual Amerika mempelajari fenomena sosial yang dihasilkan dari perubahan sosial. Sosiologi adalah salah satu studi ilmu sosial paling populer.

Kelahiran Sosiologi Modern

Sosiologi modern berkembang pesat di benua Amerika, tepatnya di AS dan Kanada. Kenapa tidak di Eropa? Karena yang kebetulan adalah adanya sebuah tempat di mana dalam sosiologi yakni pertama kali telah muncul.

Gelombang besar imigrasi datang ke Amerika Utara pada awal abad ke-20. Gejala-gejala ini mengarah pada pertumbuhan populasi yang cepat, munculnya kota-kota industri baru, peningkatan kejahatan dan lainnya. Sebagai akibat dari gejolak sosial, perubahan besar dalam kalangan masyarakat tidak bisa dihindari.

Perubahan dalam sosial ini yakni dapat mendorong para ilmuwan sosial untuk berpikir dengan hati-hati dan sampai pada kesimpulan bahwa pendekatan sosiologis dalam gaya Eropa lama tidak lagi relevan. Mereka yakni telah berusaha menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat saat itu. Beginilah cara sosiologi modern yakni telah lahir.

Bertentangan dalam sebuah pendapat sebelumnya, dalam adanya suatu pendekatan terhadap sosiologis modern lebih banyak pendekatan mikro (lebih sering disebut sebagai pendekatan empiris). Berarti, dengan adanya suatu perubahan dalam masyarakat dapat dipelajari dari fakta sosial untuk menghasilkan fakta sosial. Dapat disimpulkan dari fakta sosial bahwa masyarakat secara keseluruhan berubah. Sejak itu, telah diakui betapa pentingnya penelitian dalam sosiologi.

Baca Juga :  Pengertian Demokrasi Pancasila, Asas, Ciri, Prinsip & Pelaksanaan

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sejarah Perkembangan Sosiologi. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.